Translate

kisah perjalanan: palembang bengkulu PP

Wings air bengkulu palembang
Kali ini saya mau sharing terkait cerita perjalanan saya yang harus PP Palembang bengkulu ataupun sebaliknya setiap seminggu atau dua minggu sekali dikarenakan lokasi saya bekerja tidak sama dengan lokasi tempat tinggal istri. Yang saya mau bahas kali ini adalah terkait transportasinya.

Kisah ini adalah kisah yang saya alami sendiri. Langsung saja kita bahas:

1. Palembang bengkulu lewat udara

Ini yang paling enak kali ya, soalnya cuma perlu waktu sebentar saja di pesawat dan sudah tiba di bengkulu atau sebaliknya. Jadi lama perjalanan udara hanya membutuhkan waktu 50 menit saja.

Pada tahun 2020, hanya tersisa satu maskapai saja yang melayani penerbangan ini, yaitu wings air. Dahulu pada tahun 2016 hingga 2019, ada dua maskapai yang melayani penerbangan tersebut. Selain yang sebutkan tadi, ada garuda yang juga melayani rute yang sama dan dulu juga jam nya sama untuk yang dari palembang nya, yaitu pukul 06.00 pagi setiap hari. Namun entah Mengapa di tahun 2020 ini sudah tidak ada lagi garuda baling-baling yang melayani penerbangan BKS - PLM atau sebaliknya. Padahal dulu tiketnya hanya beda 20.000 biasanya, jika naik wings dulu ongkosnya 350.000 rupiah, maka naik garuda explore biayanya sekitar 370.000 rupiah. Saya pribadi dulu lebih memilih garuda explore, alasan nya adalah garuda dapat sarapan wings tidak, hhe..

Tapi berhentilah berbicara masa lalu, kita hidup di masa sekarang. Yang lalu biarlah berlalu, wkwkwk

Sekarang di tahun 2020 hanya ada wings air yang melayani rute penerbangan bengkulu - palembang yang langsung tanpa transit.

Wings air berangkat dari palembang setiap hari pada pukul 06.00 pagi. Sementara dari Bengkulu boarding pukul 18.30 yang biasanya delay hingga pukul 20.00 atau 22.00. Karena saking seringnya terbang menggunakan maskapai ini, saya sampai hafal bahwa pesawat wings air dari Bengkulu tujuan Palembang adalah pesawat wings air yang dari Padang. Sehingga saya cukup mengecek menggunakan aplikasi flight radar keberadaan pesawat wings air dari padang ini. Jika di aplikasi pesawat tersebut belum terbang, maka saya masih santai saja di rumah, daripada saya harus menunggu di bandara fatmawati, yang penting saya sudah check in online.

Untuk wings air dari palembang, pesawat tersebut adalah pesawat RON (Remain Over Night), jadi kemungkinan besar tidak akan delay, karena penerbangan Palembang - Bengkulu adalah penerbangan pertama.

Semenjak negara api menyerang, maksudnya semenjak kejadian jatuhnya pesawat lion JT-610, terjadi perubahan harga tiket pesawat yang signifikan, hampir dua kali lipatnya. Saat ini kisaran harga tiket pesawat palembang bengkulu adalah sekitar 750.000 untuk sekali berangkat. Entah sampai kapan harga ini akan turun, karena cukup menguras dompet.

Penerbangan wings air IW-1750 PLM-BKS biasanya akan melalui gate 4 bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, sehingga penumpang harus turun melalui tangga, namun tak menutup kemungkinan penumpang juga akan dipanggil melalui gate 1, tapi ya tetap juga turun tangga, sebab pesawat jenis ATR-72 500/600 ini tidak bisa menggunakan garbarata karena tingginya terlalu rendah.

Dulu sebelum kejadian JT-610, saya merasa lebih nyaman terbang menggunakan pesawat RON, alias penerbangan pertama, sebab saya berpikir pesawat sedang dalam kondisi fit pada pagi hari. Ternyata tidak juga, saya jadi lebih khawatir semenjak kejadian tersebut, saya takut pesawat dalam kondisi rusak pada malam sebelumnya, dan belum sempat diperbaiki atau diperbaiki belum beres 100%, tapi pagi nya sudah dipaksa terbang lagi.

Tapi skip lah kecemasan itu, sebab saya percaya hidup mati itu ditangan Tuhan. Jika tiba waktunya, maka tidak bisa dipercepat ataupun diperlambat, pemahaman itu ada di Al-quran walau saya lupa di surat maupun ayat berapa.

Parkir inap bandara smb II palembang

Berhubung rumahku dekat dari bandara di palembang, kadangan saya naik motor saja ke bandara. Lalu motor saya inapkan ditempat parkir inap Bandara SMB II Palembang. Letak parkir inap ini jauh sekali diujung bandara, lumayan gempor kaki dibuatnya. Sebenarnya bisa saja saya parkirkan motor di tempat parkir biasa, tapi saya malas motor saya harus kena hujan panas Sabtu - Minggu di bandara. Parkir inap ada atapnya.

FYI, untuk parkir inap di lokasi parkir inap, maka akan ada petugas yang berjaga 24 jam di pos parkir inap, nanti petugas nya akan minta karcis parkir kita dan meminjam STNK motor untuk diperlihatkan saja, dan memberi cap pada karcis parkir kita. Tarif parkir inap bandara SMB II pada tahun ini adalah Rp 40.000 per malam untuk sepeda motor, dan Rp 60.000 per malam untuk mobil.

Silahkan hitung sendiri lebih irit mana jika Anda menggunakan taksi atau menginapkan kendaraan Anda di bandara.

Ketika Anda tiba kembali untuk mengambil kendaraan Anda, petugas akan memberikan tanda tangan pada karcis Anda yang sudah dicap tadi dan kembali meminjam sebentar STNK Anda untuk memastikan bahwa benar Anda lah pemilik kendaraan.

Untuk pembayaran, Anda tetap membayar nya di pintu keluar bandara. Jangan lupa minta struk pembayaran ke petugas pintu keluar nya, sebab saya sudah beberapa kali tidak diberikan karcis bukti pembayaran parkir di pintu keluar dengan alasan mesin sedang gangguan/rusak.

Untuk pilihan kedua adalah Anda memarkirkan kendaraan Anda seperti biasa saat Anda parkir di bandara. Untuk pilihan kedua ini biasanya akan cukup lama prosesnya di pintu keluar bandara, entahlah Mengapa lama, saya tidak tahu.

Kembali ke penerbangan wings air tadi. Ada 4 baris kursi pada pesawat ATR 72 seri 500/600. Jika Anda ingin cepat-cepat keluar dari pesawat, maka pilihlah kursi belakang, sebab tidak ada pintu depan pada pesawat baling-baling ini. Seluruh penumpang hanya boleh lewat pintu belakang. Kursi paling belakang adalah kursi nomor 20. Saya tidak menyarankan Anda duduk di kursi nomor 20 ini, sebab senderan kursinya tegak dan pramugarinya sering berisik ngobrol di belakang. Saya menyarankan untuk duduk di kursi nomor 18 atau 19 row, sebab ini kursi yang paling enak jika Anda ingin cepat keluar. Percayalah, duduk di kursi nomor 20 tidak akan membuat Anda cepat keluar dari pesawat, karena barang bawaan Anda tidak akan bisa diletakkan tepat diatas bangku Anda. Bagasi kabin nomor 20 untuk wings air biasanya diisi peralatan keamanan pesawat atau barang-barang crew, jadi Anda akan terpaksa menaruh barang Anda di bagasi kabin nomor 19 atau 18.

Konfigurasi kursi wings air (dilihat dari pintu masuk belakang pesawat) ini adalah A untuk window seat sebelah kiri, C untuk row seat kiri, D untuk row seat kanan, dan F untuk window seat sebelah kanan. Untuk pemandangan sunrise terbaik duduklah di kursi A, sebab matahari akan terbit dari arah kursi A jika Anda melakukan penerbangan palembang bengkulu. 

Untuk penerbangan pagi hari biasanya cuaca akan lebih bersahabat, tidak akan banyak turbulensi pada pesawat. Lain cerita jika Anda melakukan penerbangan malam, biasanya lebih banyak turbulensi, tapi tenang, dalam sejarah penerbangan, separah apapun turbulensi, pesawat tetap mampu melewati itu semua, sebab pesawat sudah didesain sedemikian rupa untuk melewati turbulensi.

Palembang bengkulu lewat darat

Nah, ini yang agak ngenes. Palembang bengkulu jalur darat itu butuh waktu sekitar 12 jam perjalanan. Ada dua metode yang bisa ditempuh, pertama naik kereta api dari palembang ke lubuk linggau lalu lanjut travel linggau curup, curup bengkulu. Lalu yang kedua naik travel langsung dari palembang ke bengkulu. Mari kita bahas satu per satu.

Naik kereta lalu lanjut travel

Kereta palembang lubuk linggau
Ini favoritku. Pertama kita naik kereta dari Stasiun Kertapati (KPT) Palembang dengan tujuan akhir Stasiun Lubuk Linggau (LLG). Jika Anda berencana menggunakan metode ini, maka Anda harus naik kereta malam yang berangkat pukul 20.00 dari stasiun kertapati dan akan tiba di stasiun akhir, stasiun lubuk linggau pada pukul 03.30, namanya kereta sindang marga. Jika Anda naik kereta pagi, saya ragu Anda akan tiba di bengkulu, karena kita ini ngeteng, jadi jam nya harus tepat.

Dari Stasiun Lubuk linggau akan ada banyak travel stasiun yang akan membawa Anda ke curup. Biasanya mereka teriak, "curup..curup..curup...". Jika ada sopir travel yang teriak "bengkulu...bengkulu..bengkulu...", bisa dipastikan sopir ini bohong. Sebab tidak ada travel langsung yang sampai ke bengkulu pada jam segitu. Ingat gaes, kita tiba di stasiun lubuk linggau pukul 03.30 pagi. Kalo siang mah banyak.

Beberapa poin yang harus dicatat saat Anda memilih metode ini.

Pertama kereta malam itu sangat dingin AC nya gaes, jadi pastikan Anda menggunakan jaket tebal. Jika tidak percaya, cobain aja ngga pake jaket di kereta malam, kemungkinan pagi nya Anda akan masuk angin.

Kedua didalam kereta ada jualan makanan di bagian gerbong restoran. Ada nasi goreng, nasi ayam dan nasi-nasi lainnya yang harga satu kotaknya Rp 30.000. Ada juga minuman seperti teh, kopi dan air mineral. Ada popmie, dan ada juga berbagai snack.

Ketiga, jalur yang dilewati dari lubuk linggau ke curup ini bukanlah jalur kaleng-kaleng, kita melewati kepala curup. Jika belum tahu daerah kepala curup, cari aja di mbah google, ketikkan "kepala curup", lalu lihat apa tulisan yang keluar. Jadi jangan sampai salah pilih travel, sebab travel stasiun ini tidak banyak, paling ada 3 atau 4 mobil saja. Saya ada satu travel langganan yang juga jadi primadona, namanya pakde Sap, mobilnya mitsubishi Kuda. Dia salah satu pemain lama disini, jadi insya Allah aman. Satu yang aku suka dari dia, dia selalu berhenti untuk sholat shubuh. Jika tidak berhenti sholat shubuh maka bisa dipastikan kita akan lewat sholat shubuh, karena lubuk linggau bengkulu itu 4 jam gaes.

Ongkos kereta malam dari Palembang ke Lubuk linggau berkisar Rp 140.000 hingga Rp 200.000, harga termurah adalah untuk kelas bisnis yang notabene kursinya tidak bisa direbahin. harga termahal adalah untuk kelas eksekutif yang lebih nyaman pastinya karena kursinya bisa direbahin.

Konfigurasi kereta malam, sama dengan kereta siang. hanya ada 4 baris, yaitu kursi A,B,C, dan D. satu gerbong jumlah kursinya bervariasi. Saya biasa naik eksekutif. Alasan nya karena lebih nyaman dan juga dapat bantal dan selimut gratis. Satu gerbong eksekutif ada 12 nomor kursi, sehingga totalnya 48 apa 50 penumpang gitu satu gerbongnya, saya lupa.

Untuk ongkos travel lubuk linggau curup adalah Rp 40.000 dan menempuh waktu 1,5 hingga 2 jam. Biasanya jika Anda tujuan bengkulu, sopir travel stasiun akan membantu Anda mencarikan travel curup bengkulu. Bukan tanpa alasan, sebab mereka akan dapat fee Rp 10.000 dari sopir travel curup bengkulu karena membantu mencarikan penumpang.

Ongkos travel curup bengkulu adalah Rp 50.000. Biasanya akan menghabiskan waktu dua jam untuk tiba di bengkulu dari curup. Jalur curup bengkulu ini sangat eksotis, sebab kita akan melewati bukit barisan. Sepanjang jalan dari lubuk linggau ke bengkulu didominasi perbukitan, sehingga jalan berkelok-kelok tanpa henti.

Saran saya jika Anda adalah seorang yang mabok darat, ada baiknya minum antimo terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan, sebab akan ada banyak tikungan memutar di perbukitan, terutama di kepahiang.

Biasanya Anda akan tiba di Bengkulu pukul 08.00 pagi. Sehingga total perjalanan Anda adalah 12 jam perjalanan dari palembang. Ada banyak penginapan di bengkulu, tapi saya merekomendasikan DM Hotel karena murah, bersih dan bagus.

Untuk perjalanan pulang dari bengkulu, jika sama menggunakan metode ini, ada baiknya Anda menggunakan travel yang langsung bengkulu lubuk linggau, lalu naik kereta di lubuk linggau. Travel biasanya akan berangkat pukul 14.00 atau 15.00 dari bengkulu, ini akan cukup waktu untuk mengejar kereta. Katakan saja ke loket travel atau sopirnya, bahwa Anda akan naik kereta malam.

Saya ada langganan untuk travel ini, saya biasa naik Bengkulu wisata. Ongkos Bengkulu lubuk linggau Rp 90.000 sekali berangkat. Ini nomor hp loket bengkulu wisata jika Anda perlu, 0812 7110 7199.

Naik travel palembang bengkulu

Travel palembang bengkulu
Saat melewati kepahiang
Kalau yang ini, saya kurang suka. Karena butuh waktu 12 jam, menurut saya sopir sudah tidak efektif lagi untuk menyetir sendirian sebuah mobil. Ada cukup banyak travel yang melayani jalur ini, sebut saja ratu intan, TOP travel, dimas travel dan banyak lagi. 

Ada dua jalur yang biasa dilewati. Pertama lewat sekayu yaitu Palembang - Betung - Sekayu - Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu. Kedua lewat pagar alam yaitu Palembang - Prabumulih - Muara enim - Lahat - Pagaralam - Kepahiang - Bengkulu. 

Kedua jalur ini ada lebih kurangnya, jika lewat sekayu biasanya lebih cepat namun jalanan banyak lobang. Saya pernah hanya 10 jam saja, namun ya itu, tidak bisa tidur karena was-was. Sebab sopirnya ngebut banget. Jika lewat pagaralam biasanya akan lebih lama, namun jalan relatif lebih baik.

Ongkos travel Palembang Bengkulu ini Rp 250.000,- namun saat musim corona seperti sekarang, ongkosnya menjadi Rp 350.000 per orang sekali jalan.

Terus terang saya tidak menyarankan metode ini, ini sangat tidak nyaman. Bayangkan saja 12 jam duduk didalam mobil. Sekelas innova pun sudah dapat dipastikan kaki akan kram karena ketekuk terus selama 12 jam perjalanan, meskipun mobil ada berhenti dua kali untuk istirahat. Biasanya berhenti di kepahiang dan muara beliti atau sekayu.

Sebenarnya ada satu cara lagi, yaitu naik bis. Tapi saya belum pernah coba, jadi saya tidak bisa cerita banyak. Moda transportasi apapun yang Anda gunakan pasti akan ada lebih kurangnya, yang penting tetap berdoa saja selama perjalanan agar selamat sampai tujuan.

  




Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "kisah perjalanan: palembang bengkulu PP"

deddyhuang.com said...

bengkulu emang bikin kangen sih, buat jalur darat emang lewat linggau. moga pembangunan tol disitu berjalan lancar.

buayajalan.com said...

Aamiin, skrg sudah 20% ko progress tol ny