Cara balik nama mobil dengan mudah di palembang

Cara urus balik nama BPKB di Palembang
Gedung ditlantas Polda Sumsel 

Cara balik nama mobil dengan mudah di palembang. Ijinkan saya kali ini sharing sedikit pengalaman saya mengurus balik nama BPKB dan STNK mobil di Palembang. Saya yakin cara ini tidak hanya berlaku di Palembang, seluruh Indonesia pasti sama atau hampir mirip-mirip prosedur nya.

Berikut adalah cara balik nama BPKB dan STNK kendaraan dalam hal ini mobil di Palembang:

1. Cek fisik

Cek fisik adalah bagian pertama kali yang harus dilakukan ketika kita ingin balik nama kendaraan bermotor maupun beberapa urusan lainnya terkait identitas kendaraan bermotor.

Perlu Saudara pembaca sekalian ketahui bahwasanya balik nama BPKB dan STNK ini melibatkan dua instansi pemerintah, yaitu dirlantas polri dan kantor Samsat.

Cek fisik kendaraan sendiri dilakukan oleh dirlantas polri dalam hal ini kantor ditlantas polda Sumsel yang berlokasi didepan mall Palembang Square.

Ketika tiba di gedung ditlantas Polda Sumsel Anda langsung saja pergi ke tempat gesek mesin, nanti ada petugas yang membantu Anda untuk gesek mesin dan rangka sebagai kelengkapan untuk balik nama kendaraan bermotor ini.

Mamang tukang gesek ini sebenarnya tidak minta uang alias gratis, tapi berhubung saya menghargai jerih payah mamang ini nyuruk-nyuruk gesek mesin, akhirnya saya kasih 10k untuk jajan si beli rokok lah, hhe..

Jangan lupa mamang ini difoto beserta kendaraan yang dia cek fisik, bukan untuk diviralkan, namun ini prosedur bukti dan persyaratan bahwa memang benar kendaraan kita sudah di cek fisik.

2. Proses balik nama BPKB 

Masih di gedung ditlantas Polda Sumsel, setelah gesek mesin dan rangka selesai, silahkan siapkan seluruh berkas untuk balik nama kendaraan bermotor ini.


Setelah semua syarat-syarat lengkap, silahkan pergi ke loket fotokopi, fotokopi semua berkas di loket fotokopi dan beli map nya. Kemarin saya fotokopi STNK, BPKB, KK, KTP, beli meterai 2, surat kuasa (karena dibaliknama ke istri saya), kwitansi, print foto mamang gesek mesin, dan map, total-total biayanya 47k.

Setelah semua berkas lengkap, silahkan ambil nomor antrean, nanti ada mba-mba polwan ramah yang akan mengarahkan mengambil antrean secara online di https://bpkb-ditlantasplg.net/home/ 

Antrean online ini sangat membantu, karena ada hasil cetakan formulir sesuai kebutuhan. Balik nama kendaraan sendiri berada di loket BBN II, namun sebelum itu kita akan dipanggil ibu-ibu polwan di loket cek fisik terlebih dahulu sesuai nomor antrean yang sudah kita ambil tadi.

Sekitar 5 menit menunggu akhirnya saya dipanggil, ternyata loket I cek fisik ini sekaligus untuk mengecek apakah kita terdapat tilang elektronik apa tidak.

Saat aku mengurus balik nama kemarin kebetulan orang sebelumku terpaksa agak lama berurusan di loket satu ini karena orang itu ada riwayat tilang elektronik, dalam hatiku, "owh ternyata kamera jepret-jepret di jalan itu berfungsi".

Setelah dari loket I, kita akan kembali menunggu sebentar, nanti mba-mba di loket II (loket BBN) akan memanggil dan kita harus menyerahkan berkas dari loket satu tadi.

Selang tak beberapa lama, mba-mba loket II memanggil lagi dan meminta saya pergi ke loket Bank untuk membayar PNBP BPKP sebesar 375k. Setelah itu selesai, berkas kembali saya serahkan ke mba-mba loket II, dan kembali menunggu sekitar 10 menit dan boom, BPKB sudah berubah nama ke nama istri saya.

Gumamku, "woow, cepet nian!" Pelayanan balik nama ini tidak sampai 1 jam. Gitulah seharusnya seluruh pelayanan di birokrasi di Indonesia, sudah 2026 ini, ga jaman lagi birokrasi ribet-ribet. 

Jujur saya salut dengan pelayanan ditlantas Polda Sumsel yang gercep dan tidak bertele-tele ini, mantap!

3. Balik nama STNK

Setelah selesai balik nama BPKB, maka selanjutnya balik nama STNK sesuai alamat yang tertera di KTP.

Jadi setelah proses di ditlantas Polda Sumsel yang gercep itu, saya pergi ke Samsat yang di Rivai (karena rumah saya dan alamat KTP saya memang wilayah Samsat ini).

Saya hanya perlu memberikan seluruh berkas yang sudah dibawa dari ditlantas Polda Sumsel tadi ke Samsat Rivai, mereka sudah tau harus ngapain.

Disini saya ada menunggu sekitar 1,5 jam sampai semua selesai. Pertama saya diminta fotokopi BPKP, lalu membayar pajak kendaraan saya (kebetulan saya memang mengurus balik nama mobil ini karena memang karena saya kesulitan membayar pajak mobil saya yang tadinya masih nama orang lain, karena di Palembang untuk membayar pajak kendaraan wajib membawa KTP asli), hal ini sebenarnya bisa diakali dengan membayar pajak melalui aplikasi signal, namun karena saya males, akhirnya saya balik nama saja biar bisa bayar pajak mobil Drive thru di depan ps mall yang sangat cepat.

Setelah saya menunggu, akhirnya saya dipanggil, dan saya diminta membayar pajak kendaraan saya sebesar 3.400k (sudah include STNK baru atas nama istri, bukti bayar pajak kendaraan, dan plat nomor polisi baru).

Total seluruh waktu yang dihabiskan untuk mengurus balik nama kendaraan ini hanya 2,5 jam. Waktu yang menurut saya luar biasa cepat, sebab 2,5 jam itu di dua kantor yang berbeda, yaitu ditlantas Polda Sumsel dan Samsat Rivai.

Total biaya yang saya habiskan:
  1. Gesek mesin: 10k
  2. PNBP cetak BPKB: 375k
  3. Fotokopi berkas dll.: 47k
  4. Pajak kendaraan, cetak STNK, cetak plat nomor polisi: 3.400k
Sekali lagi pembaca sekalian, cobalah belajar untuk mau repot mengurus segala administrasi, percayalah sekarang mengurus administrasi birokrasi di Indonesia ini sudah semakin dipermudah dan cepat, sudah bukan jamannya lagi pungli tidak jelas atau kamu pakai jasa calo, belajarlah untuk mengurus segala birokrasi sendiri.

Sekian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.




Posting Komentar untuk "Cara balik nama mobil dengan mudah di palembang"