Translate

Beranda · Hotel · Wisata · Fotografi · Travel story · Informasi

Pengalaman mengunjungi museum tanjung pandan

Museum_tanjung_pandan
Meriam depan museum
Kali ini saya akan coba membagikan pengalaman mengunjungi museum Tanjung Pandan

Museum Tanjung Pandan terletak tidak jauh dari hotel fairfield by Marriott.
Museum_tanjung_pandan
Tiket masuk
Saya naik motor dari hotel tersebut menghabiskan sekitar satu setengah kilo meter dan membayar mamang grab Rp5.000.

Tiket masuk Museum Tanjung Pandan adalah Rp3.000 untuk satu orang dan biaya parkir nya adalah Rp4.000 untuk mobil sementara motor Rp2.000
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 1
Secara garis besar koleksi museum tersebut adalah budaya dari masyarakat Belitung kemudian maket tambang timah serta terdapat kebun binatang di bagian belakang Museum tersebut

Ketika berada di depan museum, arsitektur bangunan khas Belanda cukup terlihat, Anda akan disambut dan buaya yang sudah diawetkan. Jauh lebih dalam akan ada maket penambangan timah di Pulau Belitung sejak dahulu kala, ternyata prnambangan timah disini sudah dimulai sejak zaman penjajahan.
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 2
Koleksi selanjutnya adalah nilai budaya peninggalan masyarakat Belitung mulai dari senjata, peralatan masak, dan juga peninggalan harta karun dari perairan di Indonesia
Museum_tanjung_pandan
Koleksi keramik
Ada beberapa peraturan yang harus anda patuhi saat mengunjungi museum pertama jangan memotret menggunakan flash karena sebagian besar barang bersejarah dan Anda harus tahu bawa flash akan merusak barang-barang tersebut.
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 3
Memotret di Museum tanpa menggunakan flash yaitu dengan menggunakan Speed yang cukup lambat dan anda menggunakan timer sehingga mengurangi getaran saat memotret. Kedua jangan menyentuh benda-benda museum. Ketiga jangan membawa makanan sambil melihat museum dan terakhir jangan merokok didalam lokasi museum.
Museum_tanjung_pandan
Peralatan makan bedulang
Museum Tanjung Pandan awalnya bernama museum geologi, museum Geologi ini didirikan oleh Robert Osberger, seorang peneliti dari austria pada tahun 1962 tepatnya pada 2 Maret 1962, foto Beliau juga ada didalam museum ini. Museum ini dinamakan Museum Geologi karena awalnya hanya menyimpan benda-benda geologi saja, di perjalanannya museum ini ditambah koleksi koleksinya sehingga nama museum ini berubah menjadi Museum Tanjung Pandan.
Museum_tanjung_pandan
Maket penambangan timah
Selain sebagai museum, tempat ini juga dijadikan kebun binatang yang koleksinya berupa buaya, burung, ikan, kura-kura dan masih banyak lagi hewan lainnya.

Museum Tanjung Pandan sendiri berada di Jalan Melati Nomor A41, jika Anda bingung lokasinya tidak jauh dari rumah sakit H. M. Judojono.
Museum_tanjung_pandan
Koleksi geologi
Mari kita bahas satu persatu koleksi dalam Museum ini. Saat pertama memasuki museum anda akan disambut dengan buaya dan ikan Arapaima yang sudah diawetkan, anda juga dapat melihat miniatur tambang timah lepas pantai, lanjut ke sebelah kanan akan ada ruangan tempat penyimpanan keramik peninggalan budaya Cina, di bagian belakangnya terdapat maket penambangan timah masa lalu, dan juga berbagai jenis batu-batuan yang bisa jadi merupakan cikal bakal koleksi museum ini. Lanjut ke ruangan berikutnya Anda akan menemukan koleksi senjata masa lalu masyarakat Belitung untuk berperang dan juga terdapat cukup banyak samurai dan golok yang kemungkinan digunakan jepang saat dahulu kala.
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 4
Lanjut ke ruangan berikutnya, Anda akan menemui pakaian pernikahan adat Tionghoa, yang menjadi misteri hingga saat ini di museum ini hanya terdapat pakaian pengantin wanita, jujur Saja Aku tidak berani memotretnya karena menurutku pakaian pengantin wanita ini menyimpan aroma magis yang cukup kuat, aku sudah sering pergi ke museum maupun tempat-tempat bersejarah, dan ketika Biasanya aku memotret benda sakral akan terjadi sesuatu yang tidak beres pada diriku maupun kameraku, untuk menghindari hal tersebut aku mengurungkan niat untuk memotret pakaian tersebut.
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 5. Baju pengantin berada di sebelah lemari dalam foto ini 😱
Berikutnya adalah ruangan tempat penyimpanan harta karun perairan laut Indonesia, anda dapat menemui berbagai jenis keramik dan juga harta karun lainnya yang ditemukan di perairan sekitar Belitung.
Museum_tanjung_pandan
Ruang pamer 6
Selanjutnya kita akan membahas kebun binatang di belakang museum tersebut.

Sesuai namanya, museum Zoo tanjung Pandan, disini juga terdapat kebun binatang. Pintu keluar bagian belakang, anda akan disambut dengan patung kodok dan Siput, di bagian tengah kebun binatang terdapat koleksi berbagai jenis burung, di sebelah kiri terdapat patung naga yang cukup besar, lanjut sebelah kiri anda akan menemui koleksi ikan dan juga kura-kura dari kebun binatang ini.
Museum_tanjung_pandan
Kebun binatang belakang museum
Jika Anda berniat untuk berfoto di museum ini, saya sarankan untuk berfoto di depan gedung museum ini, tempat yang paling ikonik di museum ini. Terdapat sebuah meriam besar di depan museum ini, mungkin anda dapat berfoto disamping meriam tersebut dengan latar belakang museum.
Kebun_binatang_tanjung_pandan
Salah satu koleksi kebun binatang tanjung pandan
Saya rasa itu saja cerita saya mengenai kunjungan saya ke Museum Tanjung Pandan ini. Saya rasa mengunjungi museum Tanjung Pandan ini, dapat menjadi salah satu alternatif wisata ketika anda mengunjungi pulau Laskar Pelangi. Sebenarnya Ada banyak tempat wisata di Pulau Laskar Pelangi namun sebagian besar adalah pantai, jadi tidak ada salahnya membuat variasi wisata yang akan menambah wawasan anda mengenai sejarah Pulau Belitung.
Museum_tanjung_pandan
Tampak depan museum
Baca juga: museum yang jadi gambar uang pecahan 10.000

Share :

Facebook Twitter

0 Response to "Pengalaman mengunjungi museum tanjung pandan"

Post a Comment